Follow by Email

Thursday, November 17, 2011

Brainstorm, Metode Mutakhir Bisnis Kreatif

Begini Lho Seharusnya Brainstorm
















Spesies apa sih brainstorm itu?

Brainstorm adalah kelompok diskusi spontan untuk menghasilkan ide dan solusi atas masalah.

- Oxford American Dictionaries -

Ngapain kita mesti melakukan brainstorm?
  • Untuk menciptakan inovasi terbaru
  • Cara terbaik untuk mendapatkan ide terbaik
  • Membuat proses tukar pikiran menjadi menyenangkan
  • Mengasah otak kreatif
Lalu gimana caranya?

Cara untuk mendapatkan ide terbaik adalah dengan mencari ide sebanyak-banyaknya

- Linus Pauling, Nobel Prize Winner -


















Siapin Brief

Brainstorm tidak akan pernah bisa menghasilkan kesuksesan di ruang hampa

- Ethan Rasiel,The McKinsey Way -

Brief adalah yang terpenting dan harus ada di awal. Tanpa brief, tak usah brainstorm. Nanti malah  ngobrol ngalor ngidul, tak ada mandatory dan fokusnya. Brief akan mengarahkan para peserta sehingga diskusi bisa beralngsung efektif dan fokus pada tujuan. Bagaimanapun, brainstorm bukan arisan RT yang berfungsi mengakrabkan tetangga. Brainstorm harus menemukan solusi. Gimana caraya? Pahami dulu luar dalam masalahnya, ya di brief itu. Yang oleh setiap peserta harus dibaca, dibaca, dibaca.


Kumpulkan Peserta

Kumpulkan orang-orang yang berbeda, nggak cuma yang ahli doang. Sediakan mereka informasi dan data yang dibutuhkan (sebaiknya tidak cuma tertulis, bisa gambar, slide show atau bahkan observasi di luar). Jumlah ideal pesertanya antara 3-12 orang. Kurang dari itu terlalu sepi, lebih dari itu malah jadi rembug desa atau rapat dengar pendapat DPR. Suasananya rame karena beda pendapat dan habis biaya banyak, tapi tak ada hasilnya.

Mengatur Tempat dan Fasilitas 
  • Nyaman, sehingga setiap peserta bisa rileks dan merasa lepas 
  • Ada snack yang dimakan, ada minuman yang disruput. Tambah buah? Good! 
  • Ada yang property unik atau aneh untuk menciptakan atmosfer sesuai tema brainstorm 
  • Ada alat tulis, alat gambar juga whiteboard 
  • Tak harus di dalam ruangan, di taman belakang kantor juga OK

















Proses

Masalahnya itu bukan bagaimana menemukan ide baru yang banyak, tapi bagaimana mengeluarkan ide kuno dari sana.

- Dee Hock,Visa International –

Tips Saat Brainstorm:
  1. Kita butuh ide-ide baru, tapi ketatlah dalam menegakkan aturan 
  2. Tulislah apa yang peserta sampaikan, persis seperti yang mereka ucapkan 
  3. Dapat ide jijay, norak dan super wagu? Sampaikan dengan lantang! 
  4. Udah dapet ide dengan jumlah yang cukup? Nah, sekarang waktunya disaring! 
  5. Idenya baik atau buruk? Coba dicocokin penilaiannya ama brief.

















Permasalahan:
  1. Targetnya ide dalam jumlah tertentu, biasanya lebih banyak dari yang dibutuhkan sehingga kita bisa memilih 
  2. Waktu yang tersedia (rata-rata brainstorm yang efektif antara 30 sampai 120 menit (2 jam)
Peraturannya:
  1. Pendekatannya dengan jumlah dulu, bukan kualitas 
  2. Sama sekali dilarang untuk melarang. 
  3. Ide yang aneh justru sangat diharapkan. 
  4. Tidak ada ide dari peserta yang dianggap salah. 
  5. Meminjam ide dari bidang yang lain, di luar bidang kita. 
  6. Menyampaikan ide pada saat brainstorm, bukan setelahnya.

















What Next? Setelah Brainstorm ngapain?

Kita presentasikan kepada seluruh peserta/tim hasil brainstorm-nya. Kita pastikan bahwa semua peserta mengerti, memahami dan menerima hasilnya adalah yang terbaik saat itu. Jadi setiap peserta merasa dirinya adalah bagian dari keputusan itu sehingga jika nanti terlibat sebagai eksekutor bisa sepenuh hati mengimplementasikannya.  Jika kita brainstorm untuk suatu project desain grafis atau periklanan tentu proses berikutnya adalah mengeksekusi ide yang didapatkan di ruang brainstorm. 

Oya, sebelum menutup brainstorm, jangan lupa bilang tenkiu (biar pesertanya gak kapok jika diajak lagi. 

Selamat dipraktekkan, semoga berbuah ribuan ide-ide segar. He he he…)
from: www.jualanidesegar.com

Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...